Arsip untuk Desember, 2008

Usia dan Semangat

Assalamualaykum warohmatullahi wabarokaatuh

Berikut ini adalah cuplikan ringkas tentang keutamaan belajar walaupun sudah berumur, barangkali bisa menjadi penyemangat kita bersama,..[1]

‘Barangkali saja, banyak orang yang enggan untuk belajar ilmu agama karena umurnya yang sudah tua, dan ia malu karena ia melupakan ilmu itu ketika masa mudanya, sehingga dengan demikian ia menjadi malas belajar, dan akhirnya terpaksa harus rela dengan kebodohan, baginya lebih baik bodoh di masa tua dibandingkan harus menjadi seorang ‘pemula’ yang belajar hal-hal dasar. sebenarnya yang demikian ini adalah akal2an kebodohan, dan kemalasan, kenapa? karena sebenarnya jika kita telah mengetahui bahwa ilmu itu memiliki keutamaan yang demikian tinggi, maka semangat seorang yang sudah berumur untuk meraih keutamaan adalah sesuatu yang sangat hebat, juga ingat bahwa memulai melakukan sesuatu yang memiliki keutamaan merupakan keutamaan tersendiri. Hendaknya kita menyadari bahwa lebih baik menjadi seorang tua yang memulai untuk belajar ilmu agama dari pada menjadi tua bangka yang bodoh.
Baca entri selengkapnya »

Komentar (10)

Al-Furuq

Penulis :Abu Ishaq As-Sundawy

Assalamu’alaikum,

Issue nya tentang Al-FURUQ. Terlampir adalah kumpulan AL-FURUQ dari bukunya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, As-Syarhul Mumti’ ‘ala Zaad Al-Mustaqni’.

Buku ini diterbitkan oleh beberapa penerbit namun tidak selesai. Yang terbaru diterbitkan oleh Mu’assasah Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin Al-Khairiyyah, hardcopy baru 12 jilid, mungkin sekarang sudah terbit jilid ke-13 (murah euy, hanya 18 real per jilid). Cetakan terbaru ini, sebagiannya sudah dibacakan ulang kepada beliau (untuk dikoreksi jika ada yang harus dikoreksi) sebelum wafatnya, jadi lebih terpercaya.

Softcopy untuk cetakan yang terbaru ini bisa antum dunlod gratis di websitenya beliau (hampir semua buku beliau free downnlod di websitenya, dan ini adalah version yang paling terpercaya). Paket hardcopynya juga ada, dijual murah, silakan jika berminat.
Baca entri selengkapnya »

Komentar (2)

Antara Ahmad dan Muhammad

Lebih tepatnya, pembahasan ini adalah tambahan dari sebuah risalah dari Akhuna Al-Ustadz Abul Jauzaa’ didalam blognya yang bermanfaat insyaAllah.Tulisan tersebut berjudul Ahmad dan Muhammad

Pertanyaan yang muncul setelah membaca risalah tersebut adalah : Lantas apa beda keduanya ?

Fadhilatus Syaikh Masyhur Hasan Salman hafidzahullah menjawab demikian:

والفرق بين الاسمين، أن محمداً: جمع للفضائل وجميع الصفات الطيبة والحسنة المحمودة، وأما أحمد فمعناه: أنه بلغ الغاية في كل صفة من هذه الصفات، فبلغ الغاية في الكرم وبلغ الغاية في الشجاعة، وبلغ الغاية في كل خصلة من خصال الخير على وجه الإنفراد.

Baca entri selengkapnya »

Komentar (4)

Manajemen Prasangka

Nasehat Indah dari Fadhilatus Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah

Sumber :Syarhul Mumti’ ‘ala Zaadil Mustaqni’ Jilid 5 Bab Sholat Jenazah Hal 380.

Disukai (mustahab) bagi kita untuk berbaik sangka kepada kaum muslimin lainnya.Jika terdapat kalimat atau kata dari seseorang yang muhtamal (sigatnya umum dan samar) yang bisa bermakna baik (benar) atau jelek (salah).Maka bawalah ucapan tadi ke makna yang baik jika engkau dapati kemungkinan tersebut.Dan apabila terdapat perbuatan seseorang yang muhtamal (banyak kemungkinan seperti tadi) maka bawalah kemakna yang baik selama engkau dapati adanya kemungkinan tersebut.Karena yang demikian tersebut akan menghilangkan rasa benci serta permusuhan didalam hati anda. Olehkarenanya Allah ‘azza wajalla tidak membebani anda untuk mencari-cari serta menyelidiki (kesalahan), maka ucapkan alhamdulillah antuk keselamatan dan berbaik sangka lah terhadap saudara-saudara anda dari kejahatan syaithon yang terkutuk.
Baca entri selengkapnya »

Komentar (2)

Musafir dan Penghapal Quran

Pemisalan orang yang senantiasa menghapalkan Al-Qur’an seperti musafir yang terburu-buru (harus segera tiba ditujuan),yakni seperti dua orang musafir.Satu diantaranya membekali diri dengan kurma, sehingga jika datang rasa lapar diperjalanan, tangannya bisa merogoh kurma tadi untuk makan.Dengan cara seperti ini maka dia akan mampu menyelesaikan safarnya dalam 5 hari misalnya

Adapun pemisalan orang yang tidak menghapalkan al-quran ,adalah seperti orang yang satu nya lagi dari dua musafir tadi.Namun dia mempersiapkan bekalnya dengan membawa tepung atau beras.Tatkala lapar maka dia perlu waktu untuk mempersiapkan makanannya , baik mengadon nya ,mematangkannya atau mengumpulkan kayu bakar ,demikianlah harus selalu tersendat perjalanannya sekitar sejam dua jam tatkala hendak mengisi perut

Demikianlah orang-orang yang rajin menghapal Quran maka dia terkadang bisa membaca Al-Quran sepanjang hari.Allah mudahkan untuk itu, karena dia bisa membaca dalam keadaan dia dalam kendaraan,dia membaca ketika dalam kondisi berjalan ,membaca ketika sholat maupun diluar sholat.
Baca entri selengkapnya »

Komentar (7)

Pondok Dhua’fa (Lajnah Sosial YIS)

Pondok Dhuafa adalah nama anyar program Lajnah Sosial Yayasan Ihya’u Al-Sunnah (YIS) Bandung. Program ini adalah program terbaru dibawah naungan YIS mulai periode 2008. Pondok Dhuafa diusung oleh Lajnah Sosial dalam rangka meningkatkan kepedulian kaum muslimin terhadap sesamanya dan membantu kaum muslimin yang lain yang mengalami kesulitan.

Alhamdulillah dengan izin Allah Pondok Dhuafa ini akan dibuka mulai bulan November yang bertempat di Jl. Jurang 3 No. 512/181 Gg Masjid Al – Furqon Cipaganti Bandung. Nama baru ini diharapkan agar mudah dipahami, komunikatif dan mudah diingat oleh kaum muslimin pada umumnya. Adapun Aset-aset yang terdapat di Pondok Dhuafa ini diantaranya adalah makanan pokok ( seperti beras dll. ), pakaian bekas layak pakai, dan penyediaan uang. Terletak pada posisi strategis dan menguntungkan didukung dengan aset-aset yang dimiliki serta penunjang yang memadai kami berharap Pondok Dhuafa YIS dapat memberikan kontribusinya terhadap da’wah dan memberikan manfaat yang besar untuk Islam dan kaum muslimin. Allahu Musta’an
Baca entri selengkapnya »

Komentar (1)