Arsip untuk Juli, 2007

Syarat Laa Ilaha Illallah

Penyusun :Ahmad Jacob Zurmanda

Bismillah, alhamdulilah wash shalatu was salaamu ‘ala rasulillah, wa ba’du….

tidak tersembunyi bagi manusia yang beriman, bahwa perkara TAUHID adalah perkara terbesar dan senantiasa demikian dalam detak jantung dan deru nafasnya seiring dengan habisnya waktunya di dunia ini…..

akan tetapi, banyak kaum muslimin pada hari ini, bahkan yang -walhamdulillah- sudah mengetahui mengenai hidayah salafiyyah ini, belum mengetahui akan syarat2 dan rukun2 yang mesti dipenuhi dalam mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAH, kalimat yang besar, agung lagi bernilai bagi seorang hamba jika dia bis mengucapkannya dengan memenuhi syaratnya dan rukunnya….

ada diantara mereka (kaum muslimin saudara2 kita tsb) hanya mengetahui sebagiannya, atau malah tidak mengetahuinya sama sekali, dan mereka beragama sebagaimana beragama bapak2 mereka…
dan bisa jadi diri kita sendiri beragama hanya menurut kebiasaan sebagaimana bapak2 kita, atau kyai2 kita, atau bahkan ustadz2 kita…..

padahal diantara kewajiban yang dibebankan kepada kita oleh ALlah adalah pertama : ILMU yaitu mengenal Allah, mengenal RasulNya dan mengenal agama islam dengan DALIL2nya….

cukup menjadi tanda kelalaian seorang hamba akan tujuan penciptaannya jika ia tidak mengetahui syarat dan rukun kalimat agung ini…”LAA ILAAHA ILLALLAH”….

jika ia tidak mengetahuinya, bagaimana dia kan mengamalkannya?
jika ia tidak mengetahuinya, bagaimana dia kan menjauhi pembatal dan pengotornya?
jika ia tidak mengetahuinya, bagaimana dia kan merenungkan syarat dan rukunnya?
jika ia tidak mengetahuinya, bagaimana dia kan mengajarkan pada anak dan istrinya, keluarganya, orang yang dicintainya..?
Baca entri selengkapnya »

Komentar (8)

Buku-buku Ibn Utsaimin

Assalamu’alaikum warahmatullah wabarakaatuh

Kabar gembira untuk siapapun yang menjadi ‘fans’ nya Imam Ibn Utsaimin :p
Hampir semua buku-buku Ibn Utsaimin yang ada di dunia maya (baca: internet) sudah dikemas dalam format .bok. Suatu format file yang sangat dinantikan oleh mereka yang gemar istifadah melalui Al-Maktabah Asy-Syamilah. Tentu tidak hanya format filenya saja yang diharapkan karena sangat mudah tentunya membuat file dengan format tersebut, tapi penyusunan halamanan dan daftar isi yang cukup melelahkan sudah tersedia di sana. Syukur kita panjatkan kepada Allah atas nikmat yang tak henti-hentinya dilimpahkan kepada kita. Semoga Allah membalas saudara kita yang telah menyusun file-file tersebut dengan pahala yang berlipat ganda.

Ada sembilan bagian: Tafsir wa ushuluh, aqidah, hadits wa mushthalah, fiqih, qawa’id wa ushul, dzikr, usrah wa mujtama’, al-‘ilm wad da’wah serta lughah.

Penjelasan lebih lanjut serta link donlodnya (dibagi dalam 3 bagian, bagian 1 dan 2 di server www.ahlalhdeeth.com dan bagian 3 di www.alqalaaclub.com ) bisa dilihat di http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=73155&highlight=%C7%E1%D4%C7%E3%E1%C9

Disana juga ada link untuk dunlod Viewer.exe bagi mereka yang belum install Al-Maktabah Asy-Syamilah namun ingin segera istifadah.
Untuk yang masih bingung bagaimana ‘menjebloskan’ file-file tersebut ka Al-Maktabah Asy-Syamilah, di sana juga ada link untuk dunlod tata caranya.
Baca entri selengkapnya »

Komentar (4)

Korelasi Antara Bid’ah dan Haram

KORELASI ANTARA BID’AH DAN HARAM

Assalamu’alaikum wr wb

Sekedar sharing mudah2an bermanfaat…

Banyak orang yang salah paham terkait dengan permasalahan bid’ah. Sebagian orang begitu apriori mendengar kata bid’ah, sementara sebagian yang lain begitu mudah mencela orang lain karena dianggapnya melakukan hal yang dinilai sebagai bid’ah.

Sebenarnya pembicaraan mengenai bid’ah/tidak bid’ah dapat dianalogikan terhadap pembicaraan mengenai halal-haram (meskipun saya sendiri belum menemukan referensi yang menyebutkan hal ini). Wallahu a’lam.

Coba perhatikan, pernyataan: ‘kullu bid’ah dhalalah wa kullu dhalalah fin nar‘ (setiap bid’ah adalah sesat dan setiap kesesatan itu di neraka), adalah identik dengan pernyataan: ‘kullu haram dhalalah wa kullu dhalalah fin nar‘ (setiap yang haram adalah sesat dan setiap kesesatan itu di neraka). Sesuai bukan?

Kaidah-kaidah tersebut adalah benar untuk digunakan sebagai kaidah umum, namun pada prakteknya harus dilihat case by case.
Baca entri selengkapnya »

Komentar (2)